
Puisi
Pulang yang Dirindukan
Senja sejuta rona nampak mendung dari sisi bahu jalan Langit di Bulakapal dan sekitarnya tidak sedang baik atau sedih Perjalanan

Senja sejuta rona nampak mendung dari sisi bahu jalan Langit di Bulakapal dan sekitarnya tidak sedang baik atau sedih Perjalanan

Di jantung rimba yang pernah hijau seperti doa,berdiri bayang-bayang raksasa hitam dan gelapmenjejak tanah dengan langkah dangkal dan diam-diam.bukan angin,

Sebuah kota bernama Gaza, berdiri di antara rapuh dan runtuh. Rumah-rumah rebah di tumpukan puing-puing harapan, tulangnya separuh, masa kecilnya

Tubuhku lelah mencari di cakrawala Terangin angan di antara hampa Terbang dalam bidang-bidang rindu Jauh tak menemukan kamu Malam ini

Dilahirkan dari pengetahuan yang berdarah Ditempa dengan timah panas dan laras panjang Disekap benua, diikat samudera Dikunkung langit, dipasak bumi,